KENNY SUNG

Rising Your Standard

Steve Jobs yang fenomenal

Steve Jobs adalah salah satu dewa dunia digital. Pendiri dan CEO Apple Inc. ini dikenal sebagai salah satu dari duo Steve pengembang PC (satu lagi adalah Steve Wozniak, sesama pendiri Apple Computer) dan pebisnis yang paham arah perkembangan teknologi digital. Ada 230 paten yang terdaftar atas namanya, mulai dari komputer, perangkat portabel hingga user interface, speaker, keyboard, dan sebagainya.

 Artikel Inspirasi

Saat menukangi Apple di awal karirnya, dia mendorong Apple menjadi pionir dalam membangun PC yang ramah bagi pengguna. Komputer desktop seperti yang kita kenal sekarang, yang menggunakan mouse dan tampilan bergambar (graphical user interface-GUI) berupa jendela dan ikon-ikon untuk meluncurkan aplikasi diperkenalkan pertama kali oleh Apple Lisa, yang kemudian menjadi Macintosh. Jobs “membarter” sejumlah besar saham Apple untuk menerapkan¬† teknologi mouse dan GUI yang dikembangkan Xerox PARC, yang bertahun-tahun hanya digunakan secara internal oleh Xerox pada mesin Xerox Alto.

Steve sempat hengkang dari Apple pada 1985 karena konflik internal. Lalu dia membeli Pixar (1986), sebuah perusahaan animasi komputer milik George Lucas, pembuat film Star Wars. Pixar menjadi pembelian yang menguntungkan setelah 9 tahun kemudian melahirkan film animasi Toy Story yang sangat sukses. Karya-karya Pixar berikutnya pun menjadi box office dimana-mana.

Begitu Apple kembali kebawah kepemimpinannya (1997), Jobs kembali menunjukkan kehebatannya. Apple store yang didirikan November 1997 untuk menjual komputer Apple secara langsung kepada konsumen menjadi situs e-commerse ketiga terbesar di dunia hanya dalam waktu seminggu. Produk-produk iMac, iBook, iPod, iPhone, iPad dan lain-lain yang dirilis Apple menuai sukses. Dekade ini sampai dijuluki iDecade, merujuk kesuksesan produk-produk Apple.

Satu-satunya bisnis Apple yang kurang sukses hanyalah NeXT, perusahaan komputer berteknologi maju yang ia dirikan untuk menandingi Apple setelah dia keluar dari perusahaan tersebut. Tahun 1996, NeXT pun dibeli oleh Apple, yang juga menjadi jalan kembalinya Jobs ke “rumah” lama.

Terlepas dari berbagai prestasi itu, ada beberapa fakta lain yang menarik tentang Jobs. Walau terkenal flamboyan, Jobs sebenarnya tergolong pribadi yang religius. Stelah drop-out dari kampus, dan sempat mempelajari kaligrafi, dia mencari pencerahan spiritual di India pada tahun 1974 dengan uang hasil kerja beberapa bulan di perusahaan game Atari. Sepulang dari India, Jobs menjadi penganut Buddha, menggunduli rambut dan beberapa saat mengenakan pakaian traditional India. Dia juga menjalani meditasi psychedelics dan hidup sebagai vegetarian.

Tapi, bagi sebagian orang, Jobs dinilai arogan, egomaniak dan biang onar. Ini bukan tanpa alasan. Semasih di bangku kelas 3 SD saja dia sudah membuat rusuh dengan melepas ular di ruangan. Di awal Apple berdiri, penderita disleksia ini terkenal suka seenaknya, main perintah dan meneriaki karyawan.

Dalam film Pirates of Silicon Valley, Jobs yang sehari-hari mengenakan kaos dan celana jeans digambarkan pernah memojokkan calon pekerjanya saat interview karena tidak suka penampilannya yang terlalu rapi mirip pegawai IBM. Sambil mengangkat kaki keatas meja, pertanyaaan pertama yang dilontarkan Jobs adalah “Apakah kamu perjaka?”

Jobs juga pernah menipu sejawatnya sendiri, Steve Wozniak, dalam pembagian untung saat menerima order dari Atari untuk membuat papan sirkuit game Break Out yang dirilis tahun 1976. Karena tak begitu paham papan sirkuit, Jobs meminta Wozniak mengerjakan dengan perjanjian bayaran dibagi rata. Usai proyek, Jobs mengatakan Atari hanya membayar $600 untuk pekerjaan tersebut, padahal sebenarnya $5000 dan Woz hanya mendapat $300.

Namun, ketika sudah berumur, anak adopsi keluarga Jobs ini telah berubah jauh. Berkeluarga dan memilki empat anak membuatnya berkelakuan lebih kalem.

Ada satu fakta menarik lagi tentangnya. Guiness Book of World Record mencatat Steve Jobs sebagai CEO bergaji terendah, yaitu $1/tahun. Ya, Apple memang diminta membayarnya sebesar  itu sejak 1997. Lo, lantas bagaimana ia menghidupi istri dan empat anaknya? Hingga 2009, dia memilki lebih dari 5,5 juta saham terbatas Apple yang pada 2009 bernilai $1 miliar. Disamping itu, Ia juga pemilik saham di sejumlah perusahaan lain, termasuk Walt Disney. Steve Jobs memang fenomenal. END.

Sumber: Intisari Extra edisi 571 R3EJ42UF78Y7

Leave a Response